Tips Berkendara Aman dan Nyaman bagi Kendaraan Niaga

Wecome Mahavision di Portal Ini!

Mahavision, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim hujan akan terus turun di sebagian besar wilayah Indonesia hingga puncaknya pada Februari. Peningkatan curah hujan ini juga menyebabkan kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin dan tergenang air. Tips Berkendara Aman dan Nyaman bagi Kendaraan Niaga

Belakangan ini terjadi dua kali kecelakaan mobil roda empat akibat aquaplaning yakni pengemudi Honda Brio di Tol Padalarang-Cileunyi pada 14 Januari. Kemudian juga terjadi kecelakaan tunggal, mobil Toyota Veloz menabrak tiang baliho hingga terbelah dua pada 10 Januari 2024 di Simpang Tiga Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman.

Manajer Penjualan Nasional TBR (Truk & Bus Radial) PT. Sales Ban Hankook Indonesia Ahmad Juweni juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara, terutama saat hujan yang dapat menyebabkan aquaplaning pada pengemudi truk.

“Mengatasi jalan licin memerlukan keahlian khusus untuk menghindari aquaplaning, apalagi saat truk terisi penuh. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada pengemudi kendaraan niaga untuk lebih memperhatikan beberapa komponen penting sebelum berkendara dan menggunakan teknik berkendara yang aman,” kata Juweni dalam keterangan resminya. .

Aquaplaning merupakan suatu kondisi dimana ban kendaraan kehilangan daya cengkram atau tapak pada permukaan jalan saat melaju melewati genangan air hujan di jalan raya. Fenomena ini dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan, terutama bagi pengemudi truk yang sering menghadapi jalan basah.

Hankook Tire juga membagikan beberapa tips mengantisipasi hydroplaning di musim hujan ini. Berikut tips mengendarai kendaraan niaga:

1. tekanan udara harus memadai Ferrari Gunakan Nama SF-24 untuk Mobil Balap Formula 1 2024

Pastikan tekanan udara pada masing-masing ban memenuhi rekomendasi pabrikan. Tekanan udara yang tidak mencukupi atau berlebihan dapat mempengaruhi kinerja ban dan meningkatkan risiko terjadinya aquaplaning.

2. Periksa kondisi tapak ban

Pengendara sebaiknya memeriksa kedalaman tapak setiap ban, karena tapak dapat mengurangi traksi dan meningkatkan risiko kehilangan kendali, terutama saat melintasi jalan basah. Caranya adalah dengan melihat Tread Wear Indicator (TWI) yang terdapat pada dinding samping ban. Jika tanda segitiga TWI menyentuh tapak ban, maka ban harus segera diganti.

3. Kurangi kecepatan

Kurangi kecepatan Anda saat berkendara di jalan basah. Semakin tinggi kecepatan maka semakin besar gaya angkat yang diberikan pada ban sehingga memudahkan ban untuk meluncur di air. Saat hujan, pengemudi disarankan mengurangi kecepatan minimal 10 km/jam dibandingkan kondisi normal.

Perlu diingat bahwa kecepatan yang lebih rendah memberi ban lebih banyak waktu untuk menyentuh permukaan jalan, sehingga meningkatkan cengkeraman dan mengurangi risiko kehilangan kendali.

4. Hindari aliran air

Saat berkendara dalam kondisi hujan, disarankan untuk menghindari air berlebih di jalan. Hindari berkendara melalui genangan air yang dalam dan jalan dengan aliran air yang deras, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya aquaplaning.

Sebaiknya pilih jalur di tengah jalan yang biasanya memiliki kedalaman air lebih dangkal agar traksi ban tetap optimal.

Namun jika pengemudi melakukan aquaplaning, yang terpenting adalah tetap tenang agar tidak kehilangan kendali atas kendaraan. Usahakan setir tetap lurus dan jangan menginjak pedal rem.

Yang terbaik adalah mengikuti arah tanpa hambatan dan perlahan-lahan memperbaiki traksi. Jangan mengerem terlalu keras karena dapat menyebabkan tergelincir dan terpelintir. Perhatikan faktor-faktor seperti tekanan ban, keausan dan kondisi suspensi untuk mencegah terjadinya aquaplaning lebih parah. Jika memungkinkan, arahkan kendaraan ke pinggir jalan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Pilihan Redaksi: Kronologis Tabrakan Berturut-turut di Puncak Bogor, Pengalaman Truk Rem Blong.

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Yuk gabung di member.Mahavision/communitas, pilih grup GoOto

Daimler Truck mengalami peningkatan penjualan unit di seluruh dunia pada tahun 2023. Lihat informasi lebih lanjut di sini: Baca semuanya

Pameran Kendaraan Niaga GIICOMVEC 2024 akan diselenggarakan pada 7-10 Maret 2024 di Jakarta Convention Center Senayan. Baca selengkapnya

Tahun ini, Kementerian Perhubungan melarang truk pengangkut barang keluar jalan raya selama lima hari selama libur Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek. Baca selengkapnya Tips Berkendara Aman dan Nyaman bagi Kendaraan Niaga

Ratusan ekstremis dan kerabat sandera Israel telah memblokir truk bantuan memasuki Gaza selama lebih dari seminggu. Baca semuanya

5 tips persiapan mengendarai sepeda motor saat hujan lebat antara lain membersihkan sepeda motor, memeriksa sistem kelistrikan, dan mengerem. Baca selengkapnya

Truk yang seharusnya mengangkut barang, digunakan untuk mengangkut rombongan jamaah. Truk kehilangan kendali dan penumpangnya terlempar. Baca selengkapnya

Tips berkendara saat hujan, mulai dari pemantauan cuaca hingga perawatan ban untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman di jalan. Baca selengkapnya

Duta Besar Australia hadir pada peresmian Thiess Batam Truck Rebuilding Centre sekaligus peresmian fasilitas tersebut. Baca semuanya

Sebuah truk engkel yang membawa orang mengalami kecelakaan di Bandung Barat. Lima orang meninggal. Baca selengkapnya

Keluarga sandera yang disandera Hamas telah menahan truk yang membawa bantuan kemanusiaan selama dua hari. Baca selengkapnya