Perjuangan Sebastian Haller Lawan Kanker Testis hingga Juara Piala Afrika

Jakarta –

Sebastien Haller mencetak gol kemenangan pada menit kesembilan saat Pantai Gading menjuarai Piala Afrika 2023 dengan kemenangan 2-1 atas Nigeria di Stadion Alassane Ouattara di Abidjan, Senin (12/2). Pantai Gading akan menjuarai Piala Afrika untuk ketiga kalinya sejak 1992 dan 2015.

Itu adalah kemenangan yang lahir dari kekalahan karena tim Pantai Gading berhasil keluar dari grup setelah dua kekalahan, termasuk kekalahan 4-0 dari Guinea Ekuatorial, sebelum menemukan performa terbaik mereka di babak sistem gugur.

“Kami telah memimpikan momen ini berkali-kali,” kata Haller seperti dikutip BBC.

“Mudah-mudahan kita bisa mencapai titik ini, sekali lagi kompetisi ini tidak mudah. ​​Adegan menggembirakan yang kita lihat sekarang, apa yang terjadi di negara ini, mereka pantas mendapatkannya. Saya berharap ini bisa memberi manfaat bagi banyak orang” ujar Haller. Melawan kanker

Sebelum memimpin Pantai Gading ke Piala Afrika 2023, Sebastian Haller berjuang melawan kanker yang mengancam kariernya. Setelah enam bulan menjalani pengobatan kanker testis, ia kembali ke sepak bola profesional pada Januari 2023. Mantan striker West Ham dan Ajax ini telah membuka diri tentang diagnosisnya dan orang-orang yang telah dia tes untuk mengetahui masalah kesehatannya.

Pemain berusia 28 tahun, yang mencetak gol pertamanya untuk Dortmund, didiagnosis menderita kanker testis dalam kemenangan 5-1 atas SC Freiburg pada 18 Juli 2022, di Hari Kanker Sedunia.

Haller mengatakan kepada The Times bahwa dia mengetahui masalah kesehatan tersebut pada 31 Mei saat menjalani tugas internasional bersama Pantai Gading. Tapi enam minggu kemudian, dia memeriksanya.

“Saya memulai tim nasional [di babak pertama] dengan sakit perut. Saya pikir itu sakit perut, dan dalam tiga hari saya merasa ada sesuatu di perut saya,” katanya kepada Men’s Health.

“Oke,” pikirku. Ia bukanlah orang yang selalu berobat ke dokter karena sakit. Setelah beberapa pil, penyakit itu hilang. Mencoba bermain dan berlatih. Lalu saya mendapat gejala flu. Hari keempat: Aku sesak napas dan selesai berolahraga. “Tidak,” lanjutnya.

Berikutnya: Diagnosis kanker testis

(untuk mencapai kesuksesan)