Raffi Ahmad dan Soal Tuduhan Pencucian Uang: Apa Itu Tindak Pencucian Uang?

Mahavision, Jakarta – Selebritis dan pengusaha Rafi Ahmad enggan melaporkan Ketua National Corruption Watch (NCW) Hanifa Sutrisna ke polisi meski dituding terlibat pencucian uang.

Tidak, saya belum pernah memberitakan hal seperti ini sebelumnya, kata Rafi Ahmad saat jumpa pers di Jakarta Selatan, Senin, 5 Februari 2024.

Pencucian uang adalah praktik ilegal. Dikutip dari Berita Publikasi KPK, pemerintah menerbitkan Undang-Undang tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, sebagaimana Undang-Undang No. 15 Tahun 2002, diubah dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003. Dan terakhir digantikan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan beberapa undang-undang terkait, seperti Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, dan lain-lain. Memahami TPUU

Dikutip dalam publikasi OJK, pada Bab I Ketentuan Umum Pasal I Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, yang dimaksud dengan pencucian uang adalah setiap perbuatan yang memenuhi unsur-unsur tindak pidana menurut ketentuan undang-undang mengundang ini.

Dilansir Publikasi Jurnal KPK, UU No. 15 Tahun 2002 tidak memberikan definisi tegas mengenai pencucian uang. Secara sederhana dalam penjelasan UU No. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 menjelaskan bahwa pencucian uang adalah upaya menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan hasil tindak pidana, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002. 15 Tahun 2002

Menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 pasal 1 angka 1, pencucian uang adalah perbuatan menempatkan, memindahtangankan, membayar, membelanjakan, menghibahkan, menitipkan, mengekspor ke luar negeri, menukarkan atau tindakan lain atas suatu barang yang diketahui atau patut diduga oleh seseorang. merupakan tindak pidana yang bertujuan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul suatu harta agar tampak seolah-olah merupakan harta yang sah. Ciri-ciri TPPU

Secara harafiah istilah “pencucian uang” dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai “pencucian uang” atau yang dahulu dikenal dengan istilah “pencucian uang”. Sebagai tindak pidana, TPPU (pencucian uang) mempunyai ciri khas. Ini adalah pelanggaran yang berulang dan bukan pelanggaran yang hanya terjadi sekali saja.

Dan bentuk pencucian uang ini ditandai dengan pencucian uang sebagai kejahatan susulan. Sedangkan tindak pidana awal disebut dengan tindak pidana asal/underlying crime atau sebagai kegiatan melawan hukum, yaitu tindak pidana asal yang menghasilkan uang yang kemudian dilakukan dalam proses pencucian uang.

Ada beberapa bentuk rezim TPUU yang berkembang hingga saat ini. Termasuk pembayaran pinjaman, mode operasi c-chase, mode transaksi perdagangan internasional, mode akuisisi (akuisisi) saham, mode investasi tertentu, mode perdagangan saham, mode penerimaan deposit dan mode identitas palsu.

Dan ada tiga tahapan dalam proses pencucian uang, antara lain:

1. Penempatan

Fase ini merupakan upaya untuk menempatkan dana yang dihasilkan dari kegiatan kriminal ke dalam sistem keuangan. Bentuk kegiatan tersebut antara lain menyimpan dana di bank, menyimpan uang di PJK sebagai pembayaran pinjaman, menyelundupkan uang dari satu negara ke negara lain, membiayai usaha yang kelihatannya sah, dan membeli barang-barang berharga.

2. Pemindahan (lapisan)

Tahap ini memisahkan hasil kejahatan dari sumbernya melalui beberapa tahapan transaksi keuangan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul dana tersebut. Dalam kegiatan ini terjadi proses pemindahan dana dari berbagai rekening atau lokasi tertentu akibat ditempatkan di lokasi lain melalui serangkaian transaksi yang kompleks. Kegiatan ini bertujuan untuk menutupi dan menghilangkan jejak asal usul dana tersebut.

3. Pemanfaatan aset (integrasi)

Fase ini merupakan upaya pemanfaatan harta kekayaan yang tampak sah atau untuk digunakan langsung, ditanamkan dalam berbagai bentuk kekayaan materi atau finansial, digunakan untuk membiayai kegiatan usaha yang sah atau untuk membiayai kembali kegiatan kriminal.

Dalam melakukan pencucian uang, pelaku tidak mempertimbangkan hasil yang akan diperolehnya dan biaya yang akan dikeluarkannya. Sebab tujuan utamanya adalah untuk menyamarkan atau menghilangkan asal muasal uang tersebut agar hasil akhirnya dapat dinikmati atau digunakan dengan aman.

PUSPITA AMANDA SARI | SAVERO ARISTIA WIENANT Pilihan Editor: Rafi Ahmad Tak Mau Melapor ke Presiden NCW soal Tuduhan Pencucian Uang

Polisi mengatakan pengedar narkoba Freddie Pratama, yang saat ini buron di Thailand, dilindungi mertuanya. Baca selengkapnya

Barescream Polry mengaku kini mengetahui keberadaan pengedar narkoba internasional Freddie Pratama di Thailand.

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yassin Limpo dan dua pejabat Kementerian Pertanian yang diduga diduga korupsi akan segera diadili Baca selengkapnya

Cara 10 pengiklan judi online ini adalah dengan memposting permainan judi di grup Facebook untuk menarik minat calon penjudi. Baca selengkapnya

Promotor judi online ini bertugas mencari calon pemain dengan memposting permainan judi di grup Facebook. Baca selengkapnya

Berita ekonomi dan bisnis terkini Rabu 7 Februari 2024 sore, diawali dari keterkejutan Ganjar Pranowo atas kenaikan anggaran sosial Jokowi. Baca selengkapnya

Selebriti Rafi Ahmad dituding NCW terlibat dalam TPPU. Ini adalah batasan pencucian uang dan hukumannya. Baca selengkapnya

Presiden NCW mengaku telah menemukan 22 perusahaan penerima dana koruptor dan terkait dengan Rafi Ahmad. Baca selengkapnya

Rafi Ahmad didakwa NCW terlibat tindak pidana pencucian uang atau TPPU. Apa saja bentuk modus TPUPU? Baca selengkapnya

NCW menyebut selebriti Rafi Ahmad terlibat tindak pidana pencucian uang atau TPPU. Apa itu TPPU dan tugas panitia TPPU? Baca selengkapnya