PLN IP Sinkronisasi Pasokan Listrik dari BMPP Nusantara 1 ke Sistem Ambon, Bertambah 10 MW

Sugeng rawuh Mahavision di Website Kami!

Mahavision, AMBON – PLN Indonesia Power berhasil melakukan sinkronisasi listrik dari BMPP Nusantara 1 ke sistem ketenagalistrikan Ambon. PLN IP Sinkronisasi Pasokan Listrik dari BMPP Nusantara 1 ke Sistem Ambon, Bertambah 10 MW

Dengan begitu, pasokan listrik di wilayah Maluku sistem Ambon akan ditingkatkan sebesar 10 MW dan ditingkatkan secara bertahap menjadi 60 MW.

Baca juga: PLN Indonesia Power Jadi Rujukan BUMN Pengelola Panas Bumi di Tanzania

Masuknya tenaga listrik dari BMPP Nusantara 1 ke Sistem Ketenagalistrikan Ambon ditandai dengan upacara sinkronisasi BMPP Nusantara 1 dengan Sistem Ketenagalistrikan Ambon.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PLN tidak hanya memberikan pasokan listrik terbaik untuk Maluku, namun PLN berkomitmen menjadi bagian dari integrasi untuk mendorong pembangunan dan kemajuan di Maluku.

Baca juga: Sambut Bulan Cinta, Watsons 2.2 Beauty Mine Sale Dibanjiri Penjualan Murah Banget! Beli Kasur di Transmart Full Day Sale Cuma Rp 500 Ribuan

“Maluku punya potensi yang luar biasa, baik itu alam, industri, maupun tenaga masyarakatnya. Maka yang kita perjuangkan adalah bagaimana Maluku bisa menikmati akses listrik sebagai hak asasi untuk membangun daerahnya.

Damavand mengatakan, untuk melistriki wilayah Maluku memerlukan perjuangan berat karena harus menghadapi kondisi alam yang sulit.

Baca juga: Metode RIRS Kemajuan Pengobatan Batu Ginjal, Tidak Perlu Sayatan

PLN Indonesia Power pun mengakui telah memperkenalkan inovasi elektrifikasi di wilayah tersebut.

“PLN IP bisa mengatasi permasalahan teknis ini dan memungkinkan tersambungnya sistem ketenagalistrikan Ambon,” ujarnya.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha mengatakan BMPP Nusantara 1 merupakan rencana strategis nasional (PSN) berupa pembangkit listrik terapung pertama di Indonesia yang merupakan pekerjaan untuk anak-anak Tanah Air.

Ini merupakan solusi yang tepat untuk menyediakan listrik di wilayah krisis energi.

“Seperti yang disampaikan oleh IUPTL dalam PSN, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Saya berharap PLN IP kedepannya dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam memenuhi kebutuhan energi wilayah timur Indonesia bahkan seluruh wilayah. Republik Indonesia.” Edwin menjelaskan.

Menurut Edwin, BMPP Nusantara 1 saat ini sedang menyuplai energi ke sistem Ambon, dan genset tersebut sedang menjalani uji keandalan, dengan harapan dapat mencapai daya operasi optimal pada awal Maret 2024, hingga 60 megawatt.

Tenaga ini memenuhi kebutuhan Provinsi Maluku yang terkoneksi dengan sistem 150 kV.

“Dengan suksesnya sistem BMPP Nusantara 1 di Ambon, kami berharap dapat membangun pembangkit listrik di Indonesia melalui pengalihan PLN menjadi IP PLN dan lebih berkontribusi dalam meningkatkan laju elektrifikasi Indonesia,” ujarnya.

Edwin juga mengatakan peningkatan pasokan listrik BMPP Nusantara 1 akan mengatasi permasalahan keterbatasan pasokan listrik, sehingga dapat meningkatkan aktivitas perekonomian di wilayah Maluku khususnya Ambon, serta membantu mengatasi krisis energi di wilayah Ambon dan mendukung Rencana 35.000 Megawatt. .

Keberadaan BMPP Nusantara 1 menunjukkan komitmen PLN dalam menyediakan tenaga listrik yang berkualitas, mengutamakan kepuasan pelanggan sehingga pemerataan listrik dapat dirasakan hingga ke seluruh tanah air, khususnya bagi kita yang berada di Indonesia Timur.

“BMPP Nusantara 1 tentunya akan meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem kelistrikan Ambon yang membutuhkan pasokan energi yang memadai mengingat pertumbuhan penduduk dan potensi perekonomian daerah,” kata Abdul Haris, Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku. PLN IP Sinkronisasi Pasokan Listrik dari BMPP Nusantara 1 ke Sistem Ambon, Bertambah 10 MW

Saat ini PT PLN IP terus berkembang di era Revolusi Industri 4.0.

Salah satunya adalah sistem digitalisasi pembangkit milik PLN Indonesia Power yang diberi nama Reliability and Efficiency Optimization Center (REOC).

REOC merupakan sistem digital yang terbukti handal dan efisien, fungsi utamanya adalah memantau berbagai teknologi pembangkit energi lebih dari 13 GWh di 20 lokasi unit dan lebih dari 50.000 parameter, yang kemudian akan dipantau oleh BMPP Nusantara 1 sesuai dengan fungsinya. dapat dipantau melalui REOC Monitor secara instan.

Hal ini sejalan dengan inovasi digital IP PLN dan dimungkinkan sejalan dengan Rencana Transformasi PLN, dimana digitalisasi menjadi salah satu landasan penting dan terus dikembangkan perusahaan dalam disrupsi teknologi yang dilakukan pada tahun 2017 Holistic, pendekatan terpadu dan holistik.

Pengerjaan pabrik tersebut merupakan salah satu contoh sinergi BUMN yang juga melibatkan PT PAL Indonesia pada tahap konstruksinya. (chi/jpnn)